
BOJONEGORO, – Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto bersama jajarannya melaksanakan pemantauan, dan pengecekan daerah yang berpotensi rawan bencana khususnya banjir disepanjang Sungai Bengawan Solo, Selasa (7/1/2020).
Pengecekan daerah rawan bencana yang dilakukan disepanjang aliran sungai Bengawan Solo, sekaligus juga sebagai sarana Komunikasi Sosial (Komsos) dengan berbagai elemen masyarakat ini meliputi wilayah Kecamatan Trucuk, Malo, Kasiman, Padangan, Gayam, Kalitidu dan Dander.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya bahaya bencana tanah longsor dan banjir. Sehingga kita sudah bisa mengetahui kira-kira daerah mana saja yang rawan longsor dan banjir akibat curah hujan yang tinggi di musim penghujan saat ini” ungkapnya.
Pada Patroli desa kali ini juga sekaligus peninjauan terhadap daerah terdekat tiap-tiap desa yang digunakan sebagai titik kumpul, dan tempat evakuasi jika terjadi bencana.
Dari pemantauan yang telah dilaksanakan memang ada beberapa titik rawan longsor, juga dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.
“Setelah kita pantau secara langsung, memang ada beberapa titik longsor yang kita tengarai rawan akan bahaya longsor. Namun demikian, tingkat kerawanannya juga berbeda-beda. Diharapkan, ada peran serta masyarakat dan stakeholder terkait untuk melakukan pengecekan ke daerah-daerah yang memang rawan longsor secara rutin dan sedini mungkin. Sehingga akan meminimalisir korban bencana apabila terjadi,” pungkasnya.[pen0813]
Related Posts

Tingkatkan Kemampuan Teritorial Prajurit, Kodim Bojonegoro Gelar Latnister Proglatsi Sistem Blok Ketahanan Pangan Terpadu

Peringati Harlah Pancasila 2026, Kodim Bojonegoro Gelar Upacara Bendera

Semangat Berbagi di Idul Adha, Kodim Bojonegoro Salurkan Daging Kurban

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kacangan Malo Bojonegoro Rampung, Kini Warga Tak Bertaruh Nyawa

Dandim 0813 Sambut Kunjungan Silaturahmi FKUB Bojonegoro

No Responses