
BOJONEGORO, – Banjir yang terjadi diwilayah Kabupaten Bojonegoro, akibat meluapnya Sungai terpanjang di Pulau Jawa, Bengawan Solo, terus meluas di beberapa wilayah. Sehingga, hal ini mengakibatkan aktifitas warga terganggu.
Seperti, Rabu (30/11) malam tadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan penutupan doorlat pintu-pintu air. Yang dimulai dari Kelurahan Jetak, sampai di Jalan Jaksa Agung Kelurahan Banjarjo, Bojonegoro Kota.
Pengerahan karung berisi pasir dan kayu penutup doorlat sudah dilakukan oleh Personel BPBD bersama TNI dari Kodim 0813 Bojonegoro sejak pukul 18.00WIB di pintu-pintu doorlat tersebut.
“Mala mini, seluruh personel BPBD, TNI dan Warga masyarakat melakukan penutupan doorlat. Ketika Tinggi Muka Air (TMA) di papan duga/kira di Taman Bengawan Solo (TBS) Bojonegoro Kota pada anggka 14.90 peilschal” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, MZ Budi Mulyono.
Sementara itu sebelumnya, dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Andi Suswanto, Personel Kodim 0813 Bojonegoro bersama Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro melakukan Apel Kesiapsiagaan, dalam rangka menghadapi banjir ini, di Lapangan Kantor BPBD setempat.
Apel kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi banjir luapan Bengawan Solo ini, dipimpin oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Drs. Joko Lukito, M.Si. [triss/ADMC 0813]
Related Posts

Tingkatkan Kemampuan Teritorial Prajurit, Kodim Bojonegoro Gelar Latnister Proglatsi Sistem Blok Ketahanan Pangan Terpadu

Peringati Harlah Pancasila 2026, Kodim Bojonegoro Gelar Upacara Bendera

Semangat Berbagi di Idul Adha, Kodim Bojonegoro Salurkan Daging Kurban

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kacangan Malo Bojonegoro Rampung, Kini Warga Tak Bertaruh Nyawa

Dandim 0813 Sambut Kunjungan Silaturahmi FKUB Bojonegoro

No Responses